Baca 37 Buku di Tahun 2020

Books

Dari kemarin ngeblognya nginggris terus (macam betul aja grammarnya – mon maap grammarly ngadat). Jadi hari ini mau nulis bahasa Indonesia aja :D.

Setelah tahun 2019 saya baca 50 buku (yes, I did that), tapi berasa kurang menikmati (karena jadinya baca buku macam nguber setoran). Tahun 2020 awal kemarin saya putuskan untuk nargetin baca 10 buku aja karena pengin alokasi cukup waktu untuk melakukan hal lain yang lebih penting: nulis.

Apa mau dikata, emang dasar otak berencana, otak juga yang bikin ngaco, jadilah tau2 bacanya 37 buku, gitu.

MUNGKIN KARENA 2020 BANYAK #DIRUMAHAJA *ga sante

Anyway, harusnya di rumah aja ya nulis dong, kenapa jadi lebih rajin bacanya -_- *memarahi diri sendiri*

Rangkuman 37 buku bacaan saya di 2020:

  1. Saya membaca 8 buku nonfiksi. Favorit saya tahun ini You’re Not Listening by Kate Murphy, buku tentang bagaimana menjadi pendengar yang baik.
  2. Karena baru dikasi tunjangan langganan Gramedia Digital ama kantor sejak pertengahan tahun lalu, saya jadi lumayan banyak baca buku lokal tahun ini: 11 buku.. Beberapa buku yang bikin hepi: 2 paperback Yusi Avianto Pareanom (Muslihat Musang Emas, Rumah Kopi Singa Tertawa) hasil berburu di Bazaar Buku Patjar di MBloc pas awal tahun (sebelum corona menyerang) sama Gadis Kretek by Ratih Kumala yang udah lama banget mau baca dan akhirnya terkabul.
  3. Satu buku bikin penasaran dan gregetan, pengin banget dateng kalau ada book discussion-nya: My Dark Vanessa by Kate Elizabeth Russel.
  4. Baca beberapa buku keren di kindle: The Vanished Birds by Simon Jimenez, The Invisible Life of Addie LaRue by V.E. Schwab, dan The Midnight Library by Matt Haig (pemenang 2020’s Goodreads Choice kategori Fiction).
  5. Tahun ini jadi lumayan terobsesi ama scifi yang ada tumbuh2annya gara2 baca Greenwood by Michael Christie, sama Semiosis by Sue Burke 😀
  6. And there are 2 books that speak so much to me during pandemic: Necessary Endings by Henry Cloud (because I need to prepare myself if I need to fire someone or being fired by my boss–so happy that nothing like that happened during this year) and World War Z by Max Brooks (it’s about human behavior in a condition when deadly virus is spreading and killing everyone).

Lah tau2 nulis inggris, ah sudahlah.

Salah satu quote favorit saya tahun ini:

“If you aim to be something you are not, you will always fail. Aim to be you. Aim to look and act and think like you. Aim to be the truest version of you. Embrace that you-ness. Endorse it. Love it. Work hard at it. And don’t give a second thought when people mock it or ridicule it. Most gossip is envy in disguise.”

The Midnight Library by Matt Haig

Welcoming 2021 dengan harapan semoga beneran tahun depan lebih banyak nulisnya (huhu), dan tak sabar menunggu buku Becky Chambers yang baruuuu 😀

Share2 di kolom komentar buku terbaik kalian tahun ini dong, I would love to check it, sapatau jadi bahan bacaan 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *