Review Film Indonesia “Story of Kale: When Someone’s In Love” (2020)

Sejak tahu bahwa tokoh Kale (Ardhito Pramono) dari film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2019) akan jadi tokoh utama di film Angga Dwimas Sasongko yang berikutnya, lumayan penasaran sih buat nonton.

Kalau di film NKTCHI itu, Kale (Ardhito Pramono) digambarkan menjadi tokoh yang menghibur hati Awan (Rachel Amanda) yang sedang berada di masa paling terpuruknya.

Adegan Awan diseberangin jalan ama Kale sambil digandeng ini penting di film NKCTHI, karena sebelumnya Awan 2 kali nyebrang jalan sendirian, 2 kali juga ketabrak terus bikin keluarganya histeris. Emang agak kurang di bagian navigasi si Awan. -_-

Gara2 diseberangin jalan Gara2 Kale manis, Awan jatuh cinta pada Kale dan berharap untuk lanjut ke hubungan yang serius, tapi Kale tidak ingin terikat. Kale bilang, jika Awan ingin ‘senang-senang’, Kale siap, tapi tidak untuk hubungan pacaran.

Singkat kata, Kale adalah apa yang masyarakat kita sebut (saat ini) dengan nama fakboi.

Ini arti fakboi dari quora:

Fakboy adalah sebutan untuk cowo cowo yang berusaha mengambil hati seseorang cewe, lalu mengecewakannya, lalu minta maaf dan merayu cewe itu untuk melakukan hal yang memuaskan kemauan si cowo yang sifatnya seksual. (quora)

Jadi kenapa jadi fakboi, Le? Coba dijawab.

Lalu muncullah pertanyaan, memangnya kenapa Kale bisa menjadi fakboi? Bukankah semua fakboi berawal dari sadboi yang disakiti? *tolong jangan ditimpuk

Semuanya berusaha dijawab lewat film Story of Kale: When Someone’s in Love (2020) yang resmi dirilis via bioskoponline.com.

Secara gue nontonnya bayar tiket 11rebu via bioskoponline.com (aslinya 10rebu tapi gue kena pajak apa gatau, bayarnya pake OVO), jadi mau gue review.

Pertama, soal bioskoponline.com, gue gatau apakah ini koneksi gue yang busuk (gue pake by.u), tapi suka ada bagian kesendat2 gitu loh. Ponakan gue (yang pakai firstmedia) katanya mengeluhkan hal yang sama. So… kayaknya bioskoponline.com mesti tau.

Kedua, soal filmnya.

Cerita Story of Kale: When Someone’s in Love (2020) ini kalau gue tebak sekitar 1-2 tahun sebelum Kale ketemu ama Awan. Waktu itu Kale masih aspiring musician, baru2 aja diajak gabung ama Arah (si band kesukaan Awan di NKCTHI), di mana manajernya adalah Dinda (Aurelie Moeremans).

Dinda ini sedang ada dalam hubungan toxic sama pacarnya (kala itu). Pacarnya kasar, suka main tangan, terus suka gangguin Dinda di tempat kerja, di depan temen2 bandnya.

Terus yaa… Kale jadi pangeran kuda putihnya, deh.

Jalan pacaran 1 tahun ama Kale, eh tau2 Dinda minta putus. Ada apakah gerangan?

*DARI SINI SPOILER*

Siapa yang menyangka bahwa, setelah akhirnya Kale ama Dinda pacaran, Kale juga ga lebih baik dari mantannya Dinda. Kale pun ada sisi insecure dan cemburuan yang sangat toxic, intinya Dinda kurang nyaman deh. Tapi karena kayaknya karakter Dinda ini anaknya ga enak nolak, ya dijalani aja.

Sampe akhirnya Dinda ketemu cowo baru yang ngajak dia langsung nikah + tinggal di Europe + kuliah S2 di sana, terus baru Dinda minta putus.

Ini posisinya adalah Dinda udah diem2 selingkuhin Kale selama 6 bulan sebelum dia minta putus dan ngaku ke Kale.

Senyum2 tapi pocecip

Adegan filmnya kombinasi antara flashback waktu Dinda ama Kale awal2 pacaran sama momen2 penting di hubungan mereka sama pas Dinda minta putus dari Kale.

Waktu Dinda minta putus, Dinda langsung beres2 barang (mereka kayak udah move in atau liburan bareng gitu kayaknya) terus uda mau keluar, tapi Kale rebut kuncinya dan ngelarang.

Gue lumayan suka sih bagian di mana sikap keras kepala Kale untuk ngelepasin Dinda itu digambarin sebagai Kale yang terus2an berusaha ngurung Dinda dalam rumah. Dan betapa Dinda udah memohon berkali-kali untuk lepasin dia, biarin dia pergi, tapi Kale menolak.

Karena selama hubungan mereka itu, Dinda juga udah berkali-kali kasih hint bahwa dia ga nyaman, tapi Kale selalu mentingin perasaan dirinya sendiri dan gak menghormati apa yang Dinda mau.

At the end, akhirnya Kale mau menerima dan bukan cuma mau kasih Dinda kuncinya, Kale sendiri yang bukain pintu untuk Dinda (duileee sadboi).

Terus mengalunlah lagu ini:

Sudah
Sudahi semua bicara
Ku ingin segera berdua
Dan pagi menjelang
Melahirkan mentari pagi, dan…

– “Sudah” by Ardhito Pramono

Terus abis itu si Kale menjadi fakboi.

My verdict

Gue suka banget soundtracknya.

Gue suka bagian penggambaran sifat keras kepala dan monopoli Kale terhadap Dinda sebagai Kale yang menolak untuk kasi Dinda kunci untuk dia bisa keluar rumah.

Gue suka plot twist dimana Kale ternyata ga lebih ‘sehat’ dibanding mantan pacar Dinda. Memang, hubungan cinta itu adalah saat semua yang kotor2 keliatan. Saat di mana lo sendiri gatau ada sisi itu di dalam diri lo, atau di dalam diri pasangan lo yang sebelumnya (mungkin) lo anggap paling sempurna untuk lo.

Gue suka lagu duet Ardhito Pramono sama Aurelie Moeremans ini:

Living with something that i couldn’t see
And somehow fade internally
If you came a long way to get to know me
Or maybe it just meant to be?

Come here, i just found a new recipe
The flower, the bricks and the sea
My intuition says you will like me
And i don’t know where should i be

“I Just Couldn’t Save You Tonight” by Ardhito Pramono dan Aurelie Moeremans

Yang gue merasa kurang optimal adalah plotnya ga didukung cukup adegan untuk menggambarkan trauma yang dialami baik Kale maupun Dinda di masa sebelum mereka dewas dan menjalin hubungan sama orang lain. Padahal itu kan penting ya, kenapa malah diceritakan dengan dialog, bukan dikasih lihat adegan langsungnya.

Terus alasan Dinda yang langsung ok aja pas nemu cowok yang mau nikahin + ajak dia ke Eropa agak kurang gimana gitu loh. Gak dibahas pun soal perbedaan ekonomi Kale dan pacar baru Dinda yang mungkin jadi alasan kenapa Kale tambah insecure dan nyerah aja udah (soal cinta gue berani diadu, soal doku tunggu dulu – Kale).

Dinda yang lagi mikir mau dibawa ke mana hubungan kita. Kalau ke Eropa kira2 bisa gak?

Anyway, all in all, gue lumayan suka meskipun masih lebih suka NKCTHI. Soundtracknya kena banget :D.

Gue pribadi gak nyalahin Dinda, Kale, atau Awan sih. Semua orang punya prosesnya masing2. Tertarik juga lihat cerita lanjutan Kale + Awan pasca NKCTHI. Mungkin ntar pas Awan udah jadi Isyana Sarasvati dan Kale udah jadi Riri Riza (karena menurut gue Ardhito dan Riri Riza mirip), boleh lah gayung bersambit =)).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *