6 Tahun Perjalanan Aryan dan Dilla

Hari ini, akhirnya saya menyelesaikan draf 1 novel The Two Runaways.

Entri pertama novel ini tercatat di Juni 2014. Waktu itu judulnya masih Aryan dan Dilla Melarikan Diri.

Kisahnya tentang dua orang yang melakukan roadtrip keliling Jawa untuk waktu yang lama. Hanya 1 bulan di dalam cerita, tapi butuh waktu 6 tahun bagi saya menyelesaikannya.

Cerita ini spesial. Begitu pula tulisan-tulisan saya yang sebelum ini dan akan datang nanti.

Sama seperti My Love G dan Amora Menolak Cinta, The Two Runaways mewakili sebuah kisah dalam kehidupan saya.

The Two Runaways mewakili ketakutan saya untuk menjadi dewasa. Untuk terjun ke masyarakat, pergi bekerja, dan menemukan rumah yang sesungguhnya.

Lewat Aryan dan Dilla, saya ingin menyentuh orang-orang yang merasakan hal yang sama. Yang saat berdiri di bus yang padat menuju pulang, berpikir apakah dirinya sedang dipermainkan. Yang saat tidak kunjung bisa memenuhi target, berpikir apakah ini akan terus berulang.

Yang saat berdiri di stasiun menunggu kereta bersama komuter lainnya, dia berpikir: “Kenapa tidak kutinggalkan saja semua dan kubeli tiket menuju ujung Jawa?”

Awalnya jangka waktu 6 tahun untuk menyelesaikan itu membuat saya sedikit malu. Penulis lainnya membangun nama dalam waktu kurang dari itu. Penulis lainnya menelurkan 6 karya dalam waktu kurang dari itu.

Tulisan itu sempat teronggok pasrah. Aryan dan Dilla pernah berada begitu lama di tempat di mana mangrove tumbuh begitu lebat. Pernah juga tak kunjung keluar dari Jalan Malioboro di Yogyakarta.

Tapi sekarang, setelah akhirnya saya mengetikkan kalimat terakhir di novel The Two Runaways di 21 Januari 2021, saya baru sadar bahwa,

The Two Runaways spesial karena dia bertumbuh seiring penulisnya.

Saya di tahun 2014 mewakili Aryan dan Dilla di awal perjalanan. Saya di tahun 2021 mewakili Aryan dan Dilla di akhir cerita.

Mungkin memang butuh waktu 6 tahun lebih bagi novel ini untuk mengakhiri perjalanan.

So let me go
I don’t wanna be your hero
I don’t wanna be a big man
I just wanna fight like everyone else

Amanda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *